Wednesday, April 16, 2014

PILIH VIRTAKO APA PREVATHON ?

Salam tani !! Sebagai petani penggunaan pestisida yang tepat sasaran dan tepat ekonomi tentun menjadi syarat mutlak supaya mendapatkan hasil yang maksimal. Untuk bisa menentukan ketepatan pemakaian pestisida kita harus memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam bidang pestisida tersebut. Bukan hanya sekedar baca brosur di kemasan atau membaca iklan di majalah atau koran. karena kita tahu bahwa yang namanya iklan dan kemasan kadang bisa membohongi kita. Baca tulisan maspary di Gerbang Pertanian pada artikel sebelumnya yang berjudul

Kita mengetahui kalau virtako (insektisida superior produk dari PT Syngenta) ini sangat ampuh mengendalikan beberapa hama pada beberapa komoditas. Menurut Marsudi, Product Manager Insektisida, virtako produk terbaru yang baru saja diluncurkan ini sangat superior dibandingkan insektisida yang telah beredar di pasaran. Misalnya, terbukti sangat efektif mengendalikan hama-hama utama pada tanaman padi, yaitu: sundep, beluk, wereng, hama putih palsu dan ulat penggulung daun. sehingga pasti lebih efisien dari segi biaya, waktu dan praktis dalam aplikasinya karena satu kali semprot mampu mengendalikan berbagai hama utama pada tanaman padi” katanya menambahkan.

insektisida-superior-produk-syngenta-virtako-300sc

Gambar : Insektisida superior virtako 300 sc  produk dari PT syngenta

 

Bukan hanya itu saja, ketika para petani Kawarang, Jawa Barat mencoba memakai virtako, mereka menemukan bahwa tanaman padinya tumbuh lebih subur menghijau. Hal itu disebabkan karena tanaman padi terbebas dari serangan hama setelah menggunakan virtako, maka tanaman padi akan tumbuh lebih sehat sehingga produksi akan lebih meningkat, lanjut Marsudi.

Insektisida dengan bahan aktif KLORANTRANILIPROL  100 gr/L + THIAMETHOKSAM 200 gr/L ini mempunyai cara kerja sistemik dan kontak.

Tetapi keampuhannya ini juga harus diimbangi dengan harga yang tidakl murah, harga virtako yang 100 ml sudah sekitar Rp. 200.000 sedangkan yang 50 ml sekitar Rp.100.000.

 

Kalau Prevathon gimana ?

insektisida-produk-dupont-prevathon-50-sc

Gambar : Insektisida prevathon 50 sc produk dari PT Dupont

 

Prevaton sebuah insektisida keluaran dari PT Dupont  ini memiliki bahan aktif yang hampir sama dengan virtako yaitu KLORANTRANILIPROL  50 gr/L. Coba anda cermati berapa % kah kandungan bahan aktifnya ? hanya setengah dari virtako yaitu hanya 50 gr/ l. Selain itu pada prevathon juga tidak mengandung THIAMETHOKSAM 200 gr/L ini berarti kalau prevathon tidak bisa untuk mengendalikan hama jenis kutu-kutuan seperti wereng. Tetapi prevathon memiliki kelebihan disisi harga yaitu hanya sekitar Rp.100.000 yang kemasan 250 ml. Cara kerja juga sama sistemik dan kontak.

 

Lalu pilih mana antara virtako 300 sc dan prevathon 50 sc ?

Dalam mengendalikan hama pada tanaman tentu kita harus mengenal hama apa yang akan kita kendalikan. Jika yang menyerang hanya sundep/ beluk atau ulat putih palsu atau ulat grayak  kita bisa menggunakan prevathon. Tetapi jika pada tanaman kita diserang banyak jenis hama, kita sebaiknya menggunakan virtako sekalian agar hemat di ongkos dan tenaga.

Demikian sedikit ulasan dari maspary di Gerbang Pertanian tentang virtako 300 sc dan prevathon 50 sc, semoga anda semakin bijaksana dalam memilih pestisida. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kita semua.

 

Sukses Petani Indonesia !!

        Maspary

Sunday, April 13, 2014

PERBEDAAN PUPUK UREA DAN ZA

Salam Tani !!  Pupuk urea dan za sekilas memang sama akan tetapi keduanya memiliki perbedaan yang sangat jelas. Jika anda sebagai petani kawakan/ berpengalaman pasti sudah terbiasa membedakan kedua pupuk tersebut. Tetapi jika anda bukan petani atau sebagai petani yang baru pasti akan kesulitan membedakan kedua pupuk tersebut. Oleh karena itu maspary akan mencoba membandingkan perbedaan antara pupuk urea dan pupuk ZA.

Berikut tabel perbedaan antara pupuk urea dan pupuk ZA :

 

PUPUK UREA

PUPUK ZA

A. Spesifikasi

1. Kadar air maksimal 0,50%

2. Kadar Biuret maksimal 1%

3. Kadar Nitrogen minimal 46%

4. Bentuk butiran tidak berdebu

5. Warna putih

6. Dikemas dalam kantong bercap Kerbau Emas dengan isi 50 kg

A. Spesifikasi

1. Nitrogen minimal 20,8%

2. belerang minimal 23,8%

3. Kadar air maksimal 1%

4. kadar Asam Bebas sebagai H2SO4 maksimal 0,1%

5. Bentuk Kristal

6. Warna putih

7. Dikemas dalam kantong bercap Kerbau Emas dengan isi 50 kg

B. Sifat Pupuk Urea

1. Higroskopis

2. Mudah larut dalam air

3. Manfaat unsur hara Nitrogen yang dikandung pupuk Urea

4. Membuat bagian tanaman lebih hijau dan segar

5. Mempercepat pertumbuhan

6. Menambah kandungan protein hasil panen

B. Sifat dan keunggulan pupuk ZA

1. Tidak higroskopis

2. Mudah larut dalam air

3. Digunakan sebagai pupuk dasar dan susulan

4. Senyawa kimianya stabil sehingga tahan disimpan dalam waktu lama

5. Dapat dicampur dengan pupuk lain

6. Aman digunakan untuk semua jenis tanaman

7. Meningkatkan produksi dan kualitas panen

8. Menambah daya tahan tanaman terhadap gangguan hama, penyakit dan kekeringan

9. Memperbaiki rasa dan warna hasil panen

C. Gejala kekurangan unsur hara Nitrogen pada tanaman

1. Seluruh tanaman berwarna pucat kekuningan

2. Pertumbuhan tanaman lambat dan kerdil

3. Daun tua berwarna kekuningan. Pada tanaman padi dimulai dari ujung daun menjalar ke tulang daun

4. Pertumbuhan buah tidak sempurna seringkali masak sebelum waktunya

5. Jika dalam keadaan kekurangan yang parah daun menjadi kering dimulai dari bagian bawah tanaman terus ke bagian atas tanaman.

C. Gejala kekurangan unsur hara Belerang pada tanaman

1. Produksi protein tanaman menurun, pertumbuhan sel tanaman kurang aktif

2. Terjadi penimbunan amida bebas dan asam amino sampai batas yang berbahaya bagi tanaman

3. Terjadi kerusakan aktivitas fisiologis dan mudah terserang hama penyakit

4. Produksi butir daun hijau menurun, proses asimilasi dan sintesis karbohidrat terlambat, tanaman mengalami klorosis/kekuningan dan hasil panen rendah

Adapun perbedaan label kemasan antara pupuk urea dan pupuk ZA adalah :

 

pupuk-urea-pusriGambar : Pupuk Urea

 

PUPUK-ZA Gambar : Pupuk ZA

 

Demikian perbedaan antara pupuk urea dan pupuk ZA, Semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi rekan-rekan Gerbang Pertanian dan untuk maspary.

 

Sukses Petani Indonesia !!

       Maspary

Thursday, April 10, 2014

BISAKAH MANUVER/SPONTAN ATASI WERENG COKLAT

Salam tani !! Maspary kali ini akan sedikit menceritakan pengalaman tentang pelaksanaan spray massal (menyemprot bersama-sama dalam satu waktu dan dalam satu hamparan) di Gerbang Pertanian . Kegiatan spray massal biasanya dilakukan untuk mengendalikan hama wereng yang sudah endemik.

Bermula dari hasil spray massal untuk mengendalikan hama wereng batang coklat di daerah maspary (Kabupaten Banyumas). Kegiatan massal yang didanai oleh BanSos Propinsi ini sebagian besar menggunakan insektisida Manuver yang berbahan aktif dimehipo 400 gr/lt. Hasil pengamatan petani memang luar biasa, pengamatan yang dilakukan mereka setelah bebera jam hingga 1 - 2 hari ditunggu ternyata tidak sesuai dengan yang diharapkan. Setelah pelaksanaan spray massal ternyata wereng bukannya terkendali malah semakin merajalela.

spontan-manuver-tidak-bisa-atasi-wereng

Gambar : kemasan insektisida manuver

Tidak yakin dengan apa yang dikatakan petani para petugas segera turun ke sawah dan ikut mengamati perkembangan hama wereng coklat hasil penyemprotan tersebut. Setelah beberapa rumpun padi di buka ternyata memang benar populasi hama wereng masih banyak dan masih kondisi segar bugar. Padahal konsentrasi penyemprotan manuver yang digunakan sudah lebih dari rekomendasi yang tertulis dilabel. Penyemprotan sudah menggunakan konsentrasi 4 ml/ lt padahal rekomendasi label Cuma 1 ml/ lt. (187-375 ml/ ha, jika volume semprot 500 lt/ ha maka anjurannya tidak ada 1ml/ lt)

dosis-penggunaan-manuver

Gambar : label dosis penggunaan insektisida manuver

Apa ada yang salah ?

Salah aplikasikah ?

Salah rekomendasikah ?

Atau salah pengadaankah ?

Berikut menurut pengalaman dan pengamatan maspary dilapangan dan hasil informasi dari petugas lapang (field staff PT.biotis perusahaan distributor manuver) :

  1. Manuver dan spontan atau insektisida lain dengan bahan aktif dimehipo dengan dosis atau konsentrasi anjuran tidak bisa mengatasi wereng batang coklat apalagi jika populasi wereng sudah tinggi.
  2. Manuver dan spontan atau insektisida lain yang berbahan aktif dimehipo bisa mengendalikan hama wereng batang coklat jika menggunakan konsentrasi 14 ml/ lt (200 ml/ tangki 14 lt).
  3. Tehnik penyemprotan dan tingkat serangan juga mempengaruhi kemampuan efikasi manuver dan spontan.
  4. Jadi, jika anda akan mengendalikan hama wereng sebaikknya jangan menggunakan manuver dan spontan karena kalau dihitung cost nya tinggi.
  5. Untuk mengendalikan hama penggerek batang insektisida yang berbahan aktif dimehipo memerlukan konsentrasi setengah dari penggunaan untuk pengendalian wereng (7 ml/ lt atau 100 ml/ tangki 14 lt)

Seharusnya dalam pengadaan barang untuk mengendalikan hama wereng batang coklat dengan cara spray massal, pemerintah harus lebih selektif dan lebih mementingkan asas manfaat daripada sekedar volume. Untuk bantuan pestisida spray massal sebenarnya bisa dipilih insektisida lain selain dimehipo seperti BBMC, MIPCN dan propoksur. Dengan dana yang setara, menurut pengalaman maspary dilapangan bahan-bahan aktif tersebut lebih efektif dalam mengendalikan hama wereng batang coklat. Kalau ingin yang lebih mantap ya pake plenum atau oshin, tapi harganya juga mantab tentunya.

Semoga tulisan dari maspary ini bisa bermanfaat bagi pembaca dan diri maspary.

Sukses Petani Indonesia

      Maspary