Thursday, August 28, 2014

PUPUK ORGANIC CAIR MANFAAT DAN KEUNGGULAN

Salam Tani !!!  Ada email yang masuk Gerbang Pertanian dengan permintaan untuk menampilkan iklan beliau. Isi iklan yang akan ditampilkan bertemakan pupuk organik cair dengan nama POC Natural.

Sebuah alternatif bagi rekan-rekan Gerbang Pertanian yang sedang memerlukan pupuk organik cair. Silahkan dipelajari selengkapnya iklan dari saudari Susisusilowati berikut :

PUPUK ORGANIC CAIR  NATURA MANFAAT DAN KEUNGGULAN

Mengandung 40 unsur mineral seperti C Organik,Hara Essensial,Asam Organik,Enzim,Vitamindan Hormon pengatur tumbuh sehingga meningkatkan daya tahan tanaman terhadap hama dan penyakit, Merangasang pertumbuhan tanaman melalui kandungan ZPT ( Zat Pengatur Tumbuh ),sehingga pertumbuhan akar,batang daun dan buah lebih cepat dan banyak,Meningkatkan perkembangan dan pertumbuhan tanaman secara total,

Merehabilitasi tanah dan tanaman. Sebagai pengganti pupuk kandang dan kompos, Berfungsi sebagai pengendali hama dan tanaman, Meningkatkan hasil panen dan Menghemat biaya produksi, Aman di gunakan karena ramah lingkungan atau bersahabat dengan lingkungan,dan tidak membunuh hama alami, Dapat diaplikasikan dengan semua jenis tanaman

manfaat-dan-kegunaan-poc-natural

manfaat-dan-gegunaan-poc-natural

 

ATURAN PAKAI

Pupuk anorganik dapat tetap digunakna dengan takaran 25% dari pemakaian biasa, jangan melarutkan pupuk dengan menggunakan air PAM karena mengandung KAPORIT /CHLORIN, tapi gunakan air sumur atau sumber mata air lainnya, Insektisida dapat tetap digunakan ,tapi tidak boleh di campur dengan larutan POC NATURAL, Dianjurkan pada saat penggunaan pupuk anorganik tidak bersamaan waktunya dengan penggunaan POC NATURAL, Bibit yang akan di semai (yang melalui proses perendaman)agar di rendam selama 1-2 jam, dengan dosis 10 ml untuk 1 ltr air.

 

  • STOK :25000 ltr per/hari dapat memproduksi 10000 ltr
  • HARGA :harga eceran tertinggi RP 65.000,-
  • DISKON :DISKON 10% DENGAN PEMBELIAN MINIMAL 2 KARTON
  • NAMA :SUSILAWATI
  • ALAMAT :JL KRUING RAYA 2 NO 40 CIREBON
  • TELP/ HP :WA 081909838354,081220002236,bb 22854A9B,
  • EMAIL :susisusilawati981@gmail.com,susilawati999@hotmail.com
  • Demikian tadi sekilas iklan tentang manfaat dan kegunaan pupuk organik cair natural, semoga bisa bermanfaat bagi pembaca semua.

    Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi kontak person diatas

    (Gerbang Pertanian tidak bertanggung jawab atas isi iklan diatas)

     

    Sukses Petani Indonesia !!

      

               Maspary

    Tuesday, July 1, 2014

    PUPUK ORGANIK CAIR AEROB

    Salam Tani !! Beberapa bulan yang lalu maspary telah menulis beberapa artikel tentang pembuatan pupuk organik cair secara anaerob di blog Gerbang Pertanian ini. Pada tulisan kali ini maspary akan memosting tentang cara pembuatan pupuk organik cair secara aerob.

     

    Apa perbedaan antara aerob dan anaerob ?

    Sesuai dengan artinya, aerob berarti membutuhkan udara sedangkan anaerob tidak memerlukan udara. Pembuatan pupuk organik cair secara aerob biasanya dibuat secara terbuka dan terkadang ada penambahan udara dengan menggunakan aerator. Sedangkan pembuatan pupuk organik cair secara anaerob dilakukan dengan cara menutup tempat fermentasi secara rapat agar udara tidak bisa masuk kedalam proses fermentasi.

     

    Cara membuat pupuk organik cair secara aerob :

    Bahan dan alat :

    1. Ember atau wadah dengan kapasitas 50 liter
    2. Aerator untuk aquarium dan selangnya
    3. Pupuk kompos atau pupuk organik padat lain sebanyak 5 kg
    4. Molase atau gula merah sebanyak 2,5 kg
    5. Mikroorganisme pengurai (sebaiknya ada kandungan jamur dan bakteri seperti BEKA) sebanyak 1 liter.

    Cara membuatnya :

    1. Masukkan air kedalam wadah/ ember sampai setengah kapasitasnya
    2. Masukkan molase atau gula merah kedalam ember dan aduk hingga tercampur merata
    3. Masukkan mikroorganisme pengurai/ dekomposer/ BEKA kedalam wadah dan aduk secara merata
    4. Masukkan pupuk organik padat kedalam ember
    5. Tambahkan air sampai memenuhi wadah atau ember tapi jangan sampai luber
    6. Aduk-aduk hingga rata
    7. Masukkan ujung selang aerator pada dasar wadah/ ember dengan cara dibebani dengan batu.
    8. Nyalakan aerator selama 1 minggu dengan wadah / ember pada posisi terbuka
    9. Biarkan minimal selama 1 minggu setelah itu pupuk organik siap digunakan.

    Cara menggunakan :

    1. Saring pupuk cair yang telah kita fermentasi dengan menggunakan saringan halus (kalau bisa menggunakan kain)
    2. Cairan yang kita peroleh kita gunakan untuk menyemprot tanaman dengan pengenceran 1 : 5 hingga 1 : 10. Maksudnya setiap 1 liter pupuk organik cair bisa kita encerkan dengan 5 liter sampai 10 liter air sesuai dengan jenis tanaman yang akan kita semprot.
    3. Selain disemprotkan pupuk organik cair tersebut juga bisa kita gunakan untuk kocoran tanpa penyaringan terlebih dahulu.

     

    pupuk-orgaik-cair-aerob

    Gambar : Pupuk organik cair yang sudah jadi (warna dan aroma tergantung dari bahan organik yang kita gunakan)

    Semoga artikel ini yang berjudul cara membuat pupuk organik cair secara aerob ini bisa bermanfaat bagi kita dan bisa menghemat biaya produksi kita.

     

    Sukses Petani Indonesia  !!

             Maspary

    Thursday, June 26, 2014

    BUDIDAYA LIDAH BUAYA DALAM POLYBAG

    Salam Tani !! Keterbatasan lahan yang kita miliki tidak harus menghentikan kreatifitas kita dalam budidaya pertanian. Dengan lahan yang sempit kita bisa berusaha tani dengan menggunakan sistem polybag. Dengan menggunakan polybag, tanaman bisa kita kelola lebih mudah baik pemupukan, penentuan jarak tanam, pencahayaan dan pengendalian hama penyakit.

    Lidah buaya merupakan tanaman yang serba guna. Lidah buaya bisa kita manfatkan dalam kehidupan sehari-hari baik sekala rumah tangga maupun untuk kebutuhan industri pabrik. Untuk kebutuhan rumah tangga lidah buaya bisa kita manfaatkan untuk pengobatan berbagai macam penyakit seperti penyakit mag (lambung), penyembuh luka, atasi luka bakar, untuk mengatasi herpes (dompo), atasi ketombe dll. Bisa juga kita gunakan sebagai bahan minuman segar seperti nata de coco.

    Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga lidah buaya tidak perlu dibudidayakan secara luas dilahan, tetapi cukup memanfaatkan lahan pekarangan saja dan kita budidayakan dalam polybag. Oleh karena itu kali ini maspary akan sedikit mengulas tentang budidaya lidah buaya dalam polybag di blog Gerbang Pertanian ini.

    lidah-buaya-dalam-polibag

    Ukuran Polybag

    Sebenarnya ukuran polybag yang digunakan semakin besar akan semakin bagus untuk pertumbuhan tanaman. Akan tetapi semakin besar polybag akan semakin tidak efisien karena kita harus mengeluarkan biaya yang lebih besar baik untuk membeli polybag maupun untuk membeli media tanam. Menurut pengalaman maspary ukuran polybag yang paling minim bisa kita gunakan untuk budidaya lidah buaya adalah dengan diameter 20 cm.

    Media Tanam

    Media tanam untuk memenuhi kebutuhan hidup lidah buaya yang terbaik adalah tanah yang poros, oleh karena itu tanah yang akan kita gunakan untuk media tanam sebaiknya dicampur pasir. Perbandingan antara tanah, pupuk kandang dan pasir bisa kita gunakan 1 : 1 : 2.

    Cara Penanaman

    Cara penanaman lidah buaya cukup mudah tinggal kita ambil bibit lidah buaya (anakan lidah buaya yang masih kecil) lalu kita tanam seperti tehnik menanam tanaman yang lain. Kuncinya jangan terlalu dalam karena akan membuat bibit menjadi busuk dan jangan terlalu dangkal karena bibit akan roboh.

    Pemupukan

    Dari pengalaman maspary pemupukan bisa dilakukan dengan NPK atau pupuk oganik saja. NPK bisa diberikan dua minggu sekali dengan dosis 2 gr/ polybag. Jika menggunakan pupuk organik sebaiknya menggunakan pupuk organik cair saja.

    Penyiraman

    Tanaman lidah buaya tidak memerlukan air yang terlalu banyak. Pemberian air yang terlalu banyak justru akan membuat tanaman lidah buaya akan membusuk. Penyiraman dimusim kemarau (tidak ada hujan) cukup sehari sekali saja. Sedangkan di musim hujan tidak perlu penyiraman.

    Penempatan/ Pencahayaan

    Lidah buaya memerlukan cahaya dan panas yang penuh sepanjang hari oleh karena itu lidah buaya harus kita tempatkan pada lokasi yang lapang dan tidak terhalang. Dengan penempatan seperti itu lidah buaya akan mendapatkan cahaya dan panas yang cukup.

    Panen

    Panen perdana untuk lidah buaya bisa dilakukan setelah umur 6 bulanan. Pemanenan dengan cara memetik dengan pisau pada helaian lidah buaya yang paling tua (daun yang paling luar).

    Pengambilan Gel

    Pengambilan gel lidah buaya bisa dilakukan dengan berbagai cara, namun menurut maspary yang paling mudah dengan cara membelah daun lidah buaya dan mengeruk gelnya dengan sendok.

    Dilahan pekarangan boleh kita tanami dengan berbagai macam tanaman hias tetapi tidak ada salahnya jika kita juga membudidayakan tanaman lidah buaya dalam polybag. Karena lidah buaya ini sewaktu-waktu akan bisa kita manfaatkan untuk pengobatan pertolongan pertama. Lidah buaya ini bisa kita budidayakan sebagai apotik hidup.

     

    Sukses Petani Indonesia !!

           Maspary