Saturday, April 3, 2010

CARA MUDAH FERMENTASI URINE SAPI UNTUK PUPUK ORGANIK CAIR


Salam pertanian. Dalam dunia pertanian ternyata urine sapi (air kencing sapi) sangat bermanfaat sekali bagi petani karena urine sapi mengandung berbagai unsur hara sehingga dapat digunakan sebagai pupuk cair. Sebelum digunakan sebagai pupuk pertanian urine sapi ini sebaiknya di fermentasi terlebih dahulu.Salah satu cara memfermentasi urine sapi salah tersebut adalah:

BAHAN:

  • Urine sapi 20 liter
  • Gula merah 1 kg atau tetes tebu 1 liter
  • Segala jenis empon-empon(Lengkuas, kunyit, temu ireng, jahe, kencur, brotowali) masing-masing ½ kg
  • Air rendaman kedelai 1 gelas atau Urea 1 sendok makan
  • Lebih bagus jika dicampur dengan bakteri dekomposer (EM4, Simba, Mbio dll)
  • Air 4 liter

CARA PEMBUATAN:

  • Empon-empon ditumbuk dan direbus sampai mendidih
  • Setelah dingin campur dengan semua bahan yang lain
  • Ditutup rapat dalam jerigen dan didiamkan selama 3 minggu
  • Setiap hari sekali tutup dibuka untuk membuang gas yang dihasilkan

CARA PENGGUNAAN:

Gunakan urine tersebut dengan kadar 10% (1 urine:10 air)

  • Untuk seedtreatmen benih/biji direndam selama semalam
  • Untuk bibit perendaman selama maksimal 10 menit
  • Untuk pupuk cair yang diaplikasi lewat daun gunakan 1 liter urine per tangki

MANFAAT:

-by maspary-
Terimakasih telah berkunjung ke Gerbangpertanian.com, jika ingin melengkapi artikel ini silahkan tulis di kolom komentar. Jika anda menyukai artikel ini bagikan ke rekan-rekan anda dengan mengklik tombol suka dibawah ini..

15 comments:

Anonymous said...

Ass. Terima kasih atas segala informasi yang sangat baik ini. sangat bermanfaat bagi saya dan petani.

salam hangat
JUMAR

MASPARY said...

@jumar: sama-sama mas....

Anonymous said...

artikel yang sangat bermanfaat

GERBANG PERTANIAN said...

ok, trims atas kunjungannya

aliefardi said...

info yg bagus sekali dan bermanfaat. saya sangat suka pertanian organik. bagaimana jika menggunakan urin manusia, hasilnya lebih baikkah? salam kenal dari saya blog baru yg masih bauk kencur...semoga sukses pak...

afdul_muis said...

bagaimana cara pemberian pupuk cair urin sapi jika di aplikasikan pada tanaman kelapa sawit????
serta berpa dosis yg digunakan jika di dasarkan pada umur tanaman kelapa sawit ???

GERBANG PERTANIAN said...

Sebenarnya mudah saja mas aplikasi ke kelapa sawit, buat perbandingan konsentrasi 1 liter urin yang terfermentasi dengan 17 liter air bersih. Jika kelapa sawit masih kecil bisa disemprotkan. Namun jika tanaman sudah besar tinggal di kocorkan atau disiramkan pada pangkal batang saja.

Anonymous said...

Salam,
Tolong dong yang punya pengalaman menggunakan urine sapi, agar membagi cerita disini, biar kita tau gimana khasiatnya. Tks

dudik said...

bagaimana aplikasi terhadap tanaman paprika sistem hidroponik?

sunardi said...

ijinkan mas saya copy untuk pribadi saya sendiri mudah mudahan mas mendapatkan balasanya amin.

deddy said...

lebih bagus mana urine sapi dengan urine kelinci?

GERBANG PERTANIAN said...

@ dudik : Bisa semprotkan saja mas atau kalau media hidroponiknya bukan air bisa disiramkan kemedia dengan pengenceran 1 : 10.

@ Sunardi: monggo mas....

@ deddy : sepertinya bagusan urine kelinci mas. Tapi saya belum ada data pembanding keduanya.

Pulsa Elektrik said...

wah luar biasa... sampai ke air kencing sapi juga ternyata

agung pratomo said...

kalau saya bertanya, kenapa harus menggunakan empon" ya???
terimakasih.
Wassalamualaikum.

Anonymous said...

cara mendapatkan bakteri dekompesor dimana yach. pa dia lgsg ada atau harus dibeli kaya ragi tempe?

Post a Comment