Friday, January 14, 2011

7 INSEKTISIDA TERBAIK UNTUK MENGENDALIKAN HAMA WERENG COKLAT (WBC)

INSEKTISIDA UNTUK WERENG COKLAT Hama wereng coklat akhir-akhir ini kembali menggegerkan dunia pertanian. Beberapa daerah sentra padi di Jawa Tengah habis di obrak-abrik oleh hama penghisap ini. Petani telah berusaha mengaplikasikan berbagai macam insektisida tetapi serangan hama wereng ini seperti tak bisa dikendalikan lagi.

Apakah ada yang salah?

Apakah Insektisida sekarang sudah tidak mampu lagi mengendalikan hama wereng coklat ini?

Untuk mengendalikan hama wereng coklat harus dimulai dari cara memilih pestisida secara benar dan dilanjutkan dengan cara aplikasi pestisida secara benar pula.

Banyaknya jenis insektisida di kios-kios pertanian dan banyaknya formulator (sebutan sales pestisida) terkadang justru membuat bingung petani dalam menentukan insektisida secara benar. Oleh karena itu petani harus mulai mempelajari tentang bahan aktif, formulasi, cara kerja, karateristik dan berbagai hal yang berhubungan dengan pestisida.

Menurut Maspary ada beberapa jenis insektisida yang spesialis untuk mengendalikan hama wereng coklat ini:

  1. Bahan aktif Buprofezin. Biasanya dengan nama dagang Applaud,luggen dll. Dengan formulasi EC, WP dan F insektisida ini mempunyai cara kerja yang spesifik yaitu menghambat pergantian kulit pada hama wereng coklat. Walaupun hama penghisap ini tidak langsung mati tetapi applaud termasuk insektisida yang lumayan dengan harga yang relatif murah.
  2. Bahan aktif Imidakloprid. Dipasaran dijual dengan nama bermacam-macam diantaranya Confidor, Winder, Imidor, Dagger dan masih banyak lagi insektisida yang beredar dengan bahan aktif imidakloprid ini. Insektisida ini mempunyai cara kerja sistemik dan sampai saat ini masih bisa diandalkan untuk mengendalikan hama wereng coklat.
  3. Bahan aktif BBMC. Dijual dengan merek dagang Bassa, Baycarb, Dharmabas, Hopsin, Kiltop dan lain-lain. Cara kerja insektisida ini adalah kontak. Walaupun harganya murah namun dalam penggunaannya harus dengan konsentrasi yang besar sekitar 2-4 ml/ liter.
  4. Bahan aktif MIPC. Dipasaran biasanya dikenal dengan nama Mipcin, Mipcindo, Mipcinta, Micarb dan lain-lain. Sebenarnya MIPC ini masih satu golongan dengan BBMC yaitu kategori golongan Karbamat. Cara kerja kontak dan efikasi dalam menendalikan hama wereng coklat masih diatas BBMC.
  5. Bahan aktif Fipronil. Insektisida ini biasa kita kenal dengan nama Regent. Dengan formulasi SC regent mampu mengendalikan hama wereng coklat dengan cara sistemik. Formulasi terbaru regent WDG (sacset) ternyata lebih ampuh.
  6. Bahan aktif klorantraniliprol dan tiametoksam. Merupakan insektisida generasi terbaru yang memiliki spektrum luas untuk mengendalkan beberapa hama pada tanaman padi. Bahan aktif ini biasa kita kenal dengan nama dagang Virtako. Walaupun bagus untuk mengendalikan wereng coklat cuma sayang harganya sangat mahal.
  7. Insektisida organik. Insektisida ini sangat ramah lingkungan dengan bahan baku bisa kita dapatkan melimpah disekitar kita. Ada beberapa kelemahan dan kelebihan Insektisida organik. Contoh insektisida organik untuk mengendalikan hama wereng adalah daun sirsak.

PERHATIAN ! SANGAT BERBAHAYA……

Jangan sekalipun menggunakan insektisida golongan piretroid sintetik untuk mengendalikan hama apapun pada tanaman padi. Ingin tahu, silahkan baca: Bahaya Piretroid Sintetik Terhadap Tanaman Padi Anda. Contoh insektisida golongan piretroid sintetik adalah: Matador, fastac, faster, decis, buldok, sidametrin, venfal dan lain sebagainya.

Jika berminat Gerbang Pertanian Juga menyediakan insektisida untuk mengendalikan hama wereng pada tanaman padi dengan harga yang sangat murah yaitu RP 26.000/ 100 gr. Insektisida tersebut adalah OBR 25 WP dengan bahan aktif Imidaklorprid 25 %.

Silahkan SMS aja ke maspary 081 226 30 297

Sedikit tulisan tentang insektisida untuk mengendalikan hama wereng coklat ini semoga bisa sedikit bermanfaat dan memberikan wawasan untuk kita semua.

Saya yakin rekan-rekan pembaca masih ingin menambahkan lagi beberapa insektisida yang bagus untuk mengendalikan hama wereng coklat, silahkan isikan pada kolom komentar dibawah ini.

-maspary-


Terimakasih telah berkunjung ke Gerbangpertanian.com, jika ingin melengkapi artikel ini silahkan tulis di kolom komentar. Jika anda menyukai artikel ini bagikan ke rekan-rekan anda dengan mengklik tombol suka dibawah ini..

10 comments:

Anonymous said...

Terima kasih atas pencerahannya, Informasi ini kiranya dapat membantu kami (Petani di Kab BLORA JATENG), dimana tanaman padi kami saat ini terserang Wereng Coklat.

Hujjatul Anam said...

Terima kasih atas penjelasannya, semoga bisa kami aplikasikan di desa kami. sayang tulisan ini tidak bisa kami teruskan di FB kami.

ndok said...

hansdoko Katwerban Baron Nganjuk, Jatim
Moga wereng tidak terus menggila biar pwetani bisa tersenyum

GERBANG PERTANIAN said...

amin,

Anonymous said...

Terima kasih banget atas info ini, moga petani padi wilayah Banyumas bisa lega menghadapi serangan hama wereng coklat yang susah mengatasinya.

Wakil petani padi

Anonymous said...

dengan virtako jumlah malaipadi per rumpun menjadi lebih banyak dan hasil panen saya meningkat.urusan wereng virtako dapt mengendalikannya.kalau masih bandel.....gunakan pestisida berbahan aktif PYMETROZINE.....

selamat mencoba
salam pak soleh

Anonymous said...

Terima kasih atas ilmu yang sangat berguna bagi kami para petani. Moga dengan sedikit ilmu yg telah anda berikan dapat membantu kami para petani Padi di daerah Banyuwangi Jawa Timur.
Oh ya mas, kalo jenis insektisida Dimehypo itu termasuk pestisida dari golongan apa ya?

terim kasih

zainul fatah said...

insektisida planum dari syngenta mampu dan ampuh

Anonymous said...

insektisida apa yang ampuh untuk membasmi walang sangit

Anonymous said...

Mudah"an bermanfaat bagi para petani:
Persemaian:
1. Virtako 100 ml+antracol 12 hari setelah tabur benih
2. Virtako + antracol = 2 hari sebelum tanam

Tanaman
1.15 hst
A. Virtako 200 ml/ha
B. Antracol 1000 gr/ha
C. Bulir daun
2.25 hst
A. Virtako 200 ml/ha
B. Antracol 1000 gr/ha
C. Bulir daun
3.35 hst
A. Virtako 200 ml/ha
B. Mkp 1kg/ha
C. Plenum 300mg/ha
D. Nativo 200 gr/ha
4.45 hst
A. Amistartop 300ml/ha
B. Bulir buah
C. Mkp
5.55 hst
A. Bulir buah
B. Mkp
6.65 hst
A. Amistartop 300ml/ha
B. Bulir buah
C. Mkp
7.70 hst
Bulir buah

Post a Comment