Monday, January 31, 2011

PENYAKIT BUSUK LEHER PADA TANAMAN PADI (Pyricularia oryzae)

Seperti yang telah saya janjikan kemarin kali ini hari yang ke 7 kita akan membahas penyakit busuk leher pada tanaman padi yang disebabkan oleh Pyricularia oryzae . Jika pembaca Gerbang Pertanian belum membaca edisi hari kemarin (hari ke-6) tentang penyakit bercak pelepah pada tanaman padi silahkan baca dulu.

Menurut maspary penyakit ini juga penting karena tanaman padi yang terserang penyakit ini bisa tidak berproduksi sama sekali. Hal ini disebabkan terputusnya aliran makanan ke malai sehingga bulir menjadi hampa seperti terserang penggerek batang.

Penyakit busuk leher pada tanaman padi disebabkan oleh Pyricularia oryzae . Pyricularia oryzae selain menyebabkan penyakit blas/ bercak belah ketupat ternyata juga dapat menyebabkan tangkai malai membusuk dan patah, penyakit ini biasa kita sebut busuk leher. Jika infeksi terjadi sebelum pengisian bulir dapat menyebabkan kehampaan bulir padi. Tidak hanya daun dan malai batang juga dapat terinfeksi sehingga batang padi membusuk dan rebah.

Jamur ini berkembangbiak cepat pada tanaman padi yang berjarak tanam rapat sehingga mempunyai kelembaban yang tinggi. Kecepatan pertumbuhan jamur tersebut juga akan semakin tinggi jika pemupukan tanaman padi menggunakan urea secara berlebihan.

Penyebaran penyakit bisa melalui benih, angin sisa tanaman padi dilapangan dan inang lainnya terutaman tanaman dari golongan graminae/ rerumputan.

Pengendalian yang dianjurkan :

  1. Pemupukan yang seimbang dan penggunaan urea yang tidak berlebihan
  2. Jarak tanam jangan terlalu rapat sehingga tanaman tidak tinggi kelembaban rendah.
  3. Gunakan sistem tanam jajar legowo.
  4. Kebersihan lahan harus dijaga terutama dari sisa tanaman dan inang yang sakit
  5. Gunakan benih yang bebas penyakit
  6. Fungisida seperti Folicur, Opus, Score, Anvile, Nativo, indar dll biasanya sudah efektif mengendalikan penyakit ini.

Artikel singkat kali ini yang membahas tentang penyakit busuk leher pada tanaman padi yang disebabkan oleh jamur Pyricularia oryzae sangat maspary harapkan bisa memberi manfaat bagi kita semua. Kritik, saran, tanggapan serta tambahan informasi yang berguna bagi pembaca semua sangatlah penulis harapkan.

Pada hari ke – 8 besok maspary akan mencoba menulis tentang penyakit hangus palsu/ noda palsu pada tanaman padi. Ikuti terus dan tetap bersama Gerbang Pertanian untuk memperoleh tips-tips dan informasi seputar pertanian di indonesia.

-maspary-


Terimakasih telah berkunjung ke Gerbangpertanian.com, jika ingin melengkapi artikel ini silahkan tulis di kolom komentar. Jika anda menyukai artikel ini bagikan ke rekan-rekan anda dengan mengklik tombol suka dibawah ini..

7 comments:

Agus said...

kalau bisa setiap ulasan dilampirkan fotonya

Anonymous said...

setuju dg komentar 1: pake gambar lbh asyiiiik

GERBANG PERTANIAN said...

Doakan saja agar saya cepat punya kamera mas, ini lg rencana beli tapi belum cukup uangnya. Pernah saya coba pake HP tetapi nggak jelas mas (terlalu kecil gambarnya).

nasrrul said...

tolong segera turun kan inpari 13 ke Kota Madiun.supaya masyarakat desa-desa bisa mencoba.karena daerah jawa tengah sudah mencoba dan hasil sudah dianggap memadai.oke terima kasih

Gigih Bertani said...

penggunaan varietas tahan sangat dianjurkan dlm pengendalian penyakit inipenggunaan varietas tahan sangat dianjurkan dlm pengendalian penyakit ini

GERBANG PERTANIAN said...

Ya betul sekali om, saya lupa mencantumkan salah satu poin pengendalinnya adalah dengan varietas tahan. Trims

LEO Klaten said...

info buat teman :
Varietas Inpari 13 di daerah kami,Kec Trucuk, Kab Klaten saat (MT I 2012) banyak yang terserang Busuk Leher, selain itu mudah roboh. Dari pengamatan kami varietas Inpari 13 kurang cocok ditanam pada saat musim penghujan. Untuk pengendalian Busuk Leher lebih efektif menggunakan fungisida golongan Tryazole (Heksakonazole, Difenokonazole, Tebukonazole,Propikonazole dll)

Post a Comment