Tuesday, February 15, 2011

MENGENDALIKAN PENYAKIT TEKLIK/ PATAH BATANG PADA TANAMAN CABE (Choanephora cucurbitarum)

 photo iklan posting BPBAG 517 x100_zpseeqcylwf.jpg

cabai Salam Pertanian! Rekan-rekan Gerbang Pertanian semua, harga cabe beberapa bulan terakhir sangatlah fenomenal selalu diatas Rp20.000/ Kg. Salah satu penyebab hal ini adalah adanya hama dan penyakit tanaman cabe yang begitu komplek dan sangat susah untuk dikendalikan. Kendala hama dan penyakit inilah yang sering membuat kegagalan panen para petani cabe kita. Penyakit tanaman cabe yang mendominasi saat ini adalah layu bakteri, Layu fusarium, Anthraknosa (Patek), rebah kecambah, teklik (patah batang) dll.

Pada kesempatan kali ini maspary akan membahas tentang penyakit teklik/ patah batang pada tanaman cabe. Penyakit ini telah mengganas didaerah banyumas dan sekitarnya dan sering mematikan tanaman cabe milik petani. Petani sendiri sering merasa bingung dan belum tahu persis apa sebenarnya penyakit teklik tersebut.

Gejala utama penyakit teklik/ patah batang pada tanaman cabe adalah busuknya bunga, tangkai bunga, cabang dan ranting tanaman. Penyakit ini biasanya menyerang pada pucuk tanaman (tanaman muda) kemudian menjalar pada bagian tanaman yang lebih tua. Jika pucuk tanaman terserang akan berwarna coklat kehitaman dan membusuk kadangkala terlihat adanya spora berwarna kelabu kehitaman.

Penyakit teklik/ patah batang pada tanaman cabe disebabkan oleh jamur Choanephora cucurbitarum. Jamur ini akan mudah tersebar oleh angin pada cuaca yang lembab dan ada angin. Penyakit ini juga mudah menular melalui singgungan antara daun/ cabang yang terserang dan daun yang sehat.

Untuk mengendaliakan penyakit ini sebenarnya hampir sama dengan pengenalian penyakit cabe yang lain, diantaranya adalah:

  1. Jaga jarak tanam, jangan terlalu rapat sehingga kelembaban bisa dikurangi
  2. Kurangi penggunaan pupuk urea sehingga tanaman lebih tahan penyakit
  3. Kebersihan lingkungan harus selalu dijaga
  4. Jika tanaman sudah terserang pangkas pucuk tanaman yang terserang kemudian bakar
  5. Gunakan fungisida dengan cara kerja kontak seperti Dithane, Antracol, Dakonil, Kocide untuk mencegahnya. Dan gunakan yang bekerja secara sistemik seperti Derosal, Bion M, Anvil dan Benlate untuk mengobatinya.

Demikian sekelumit tulisan tentang penyakit teklik/ patah batang pada tanaman cabe yang disebabkan oleh jamur Choanephora cucurbitarum. Jika ada kritik, saran dan penambahan informasi silahkan tulis pada kolom komentar dibawah ini.

-Maspary-


Terimakasih telah berkunjung ke Gerbangpertanian.com, jika ingin melengkapi artikel ini silahkan tulis di kolom komentar. Jika anda menyukai artikel ini bagikan ke rekan-rekan anda dengan mengklik tombol suka dibawah ini..

0 comments:

Post a Comment