Wednesday, October 5, 2011

ALAT SEDERHANA PENGUKUR KESUBURAN TANAH

alat-pengukur-kesuburan-tanah Kesuburan tanah merupakan kunci utama keberhasilan suatu usaha tani. Bagaimanapun sempurnanya suatu proses usaha tani akan tetapi jika tidak didukung dengan kesuburan tanah yang  memadahi pasti tidak akan membawa hasil yang maksimal. Sebagai contoh kasus yang umum terjadi pada petani Indonesia, para petani sering memberikan pupuk kimia yang berlebihan pada lahannya akan tetapi produksinya belum seperti yang diharapkan. Permasalahan pada kasus diatas adalah karena tingkat kesuburan tanah yang rendah sehingga berapapun pupuk yang diberikan tidak akan bisa terserap oleh tanaman.
Untuk mengetahui tingkat kesuburan tanah tidaklah mudah, tidak bisa hanya diraba dan ditrawang. Akan tetapi harus dilakukan uji kesuburan tanah di laboratorium dengan biaya yang tidak murah dan tidak semua petani punya akses untuk melakukan uji kesuburan tanah tersebut.
Oleh karena itu Gerbang Pertanian menyediakan alat sederhana pengukur kesuburan tanah agar para petani Indonesia dengan mudah bisa mendeteksi kesuburan tanah mereka masing-masing setiap saat. Alat tersebut sangat simple karena mudah digunakan dan mudah dibawa.
Cara menggunakan alat pengukur kesuburan tanah:

  1. Ambil segenggam tanah yang akan kita uji. Masukkan kedalam gelas dan tambahkan air murni/ air mineral sampai macak-macak. Aduk-aduk sampai merata (homogen)
  2. Ambil alat penguji kesuburan tanah pasang lampu bohlam 100 watt (bukan lampu TL), dan masukkan jack ke stop kontak. tempat-lampu-alat-pengukur-kesuburan-tanah jack-alat-pengukur-kesuburan-tanah
  3. Tancapkan ujung alat penguji kesuburan tanah ke dalam gelas yang berisi tanah yang akan kita uji tersebut. ujung-alat-pengukur-kesuburan-tanah
  4. Semakin terang nyala lampu tersebut berarti semakin subur tanah kita.
  5. Jika nyala lampu redup atau bahkan tidak menyala sama sekali kita harus menambahkan pupuk organik ke lahan kita agar kesuburannya bisa kembali.
Hati-hati ketika jack menancap pada stop kontak!! Jangan memegang besi ujung alat pengukur kesuburan tanah atau yang terhubung olehnya. Contoh: Jangan menyentuh tanah dan air beserta pengaduknya ketika sedang diukur kesuburannya (ketika ujung alat masih menancap di tanah tersebut).
Kesuburan tanah sangat erat kaitannya dengan kandungan bahan organik tanah. Semakin banyak bahan organik yang terkandung dalam tanah maka akan semakin subur tanah tersebut. Sehingga jika terjadi permasalahan kesuburan pada tanah kita sosusinya tentu pupuk organik. Untuk menjelaskannya coba lihat uji coba sederhana dari Maspary berikut ini:

Kami mengambil dua genggam tanah dari pekarangan, kemudian kami masukkan masing-masing dalam gelas yang berbeda. Yang satu tanpa organik (kiri) dan yang satunya lagi kami campur pupuk organik (kanan).
uji kesuburan tanah1
Lalu kami melakukan tes uji coba terhadap kedua tanah tersebut.
Tanah yang tanpa organik menyala sangat redup

uji kesuburan tanah2
Tanah yang kami campur dengan pupuk organik menyala dengan sangat terang.

uji kesuburan tanah3

Maspary telah mencoba merangkai alat sederhana pengukur kesuburan tanah tersebut dengan sangat praktis, rapih, aman karena rangkaian listrik tertutup oleh plastik paralon yang berkualitas semua (tidak ada rangkaian yang bocor), ringan dan simple (mudah dimasukkan dalam tas dan dibawa kemana-mana). Selain itu alat tersebut juga dirangkai dan di disign sangat kokoh sehingga akan tahan goncangan dan sangat awet digunakan bertahun-tahun. Spesifikasi alat tersebut : Panjang 28 cm, Lebar 16 cm dan berat 300 gr. Sehingga sangat pas digunakan para kelompok tani, penyuluh atau para praktisi pertanian yang lain.

Jika anda berminat bisa pesan langsung dengan Maspary dengan harga yang sangat terjangkau. Rp.80.000 saja !! Silahkan pesan melalui SMS ke 08122630297 (maspary). Atau jika ingin melihat produk lainnya silahkan klik link produk  dan untuk lebih jelas  cara pemesanannya silahkan klik link Order.
Semoga apa yang kami tawarkan kepada para petani Indonesia bisa memberikan manfaat.

Salam Pertanian!!
Maspary


Terimakasih telah berkunjung ke Gerbangpertanian.com, jika ingin melengkapi artikel ini silahkan tulis di kolom komentar. Jika anda menyukai artikel ini bagikan ke rekan-rekan anda dengan mengklik tombol suka dibawah ini..

12 comments:

Anonymous said...

biaya ongkos kirim berapa?untuk wilayah belitung timur..

Anonymous said...

ma kasih, sangat bermanfaat buat petani

Anonymous said...

gimana ccara merangkai di dalam pipanya...??? bingung

Anonymous said...

Sangat Bermanfaat,. Terus Berkarya untuk berkontribusi pada Petani Indonesia.....Terima Kasih

Anonymous said...

gimana prinsip kerjanya alat ini...????

arif said...

alatnya sangat bagus mas, saya punya sedikit saran mas bagaimana misalkan dimodifikasi dengan mengganti aliran listrik AC dengan DC (baterai), mungkin alat ini bisa lebih praktis, karena bisa langsung dibawa ke lahan tanpa harus mencari sumber listrik AC. kemudian bohlamnya misalkan diganti yg kecil bs tidak? karna bohlam 100 watt jg lumayan harganya, trimakasih atas inspirasinya mas..

Anonymous said...

THANKS MASPARY SANGAT BERMANFAAT..

Anonymous said...

terimakasih Maspary ilmunya. ya saran juga sumber listriknya bisa diganti dengan aki atau batere dengan dihubungkan rangkaian elektronik konverter tegangan.

Anonymous said...

trim

Anonymous said...

mas..dimana sy bisa mendapatkan alat PK Tanah.
sy di PG Takalar.Makassar. trims

Anonymous said...

Alat ini apa bisa untuk mengukur PH tanah

Budidaya Pertanian said...

Alat sederhana yang mempunyai manfaat luar biasa, terimakasih atas inspirasinya.

Post a Comment