Monday, November 21, 2011

DESKRIPSI PADI INPARI 13

padi-inpari-13 Ditahun 2010 dan awal 2011 kemarin benar-benar menjadi cobaan bagi petani padi Indonesia, karena mereka telah habis-habisan mempertahankan tanaman padi mereka dari serangan hama wereng coklat. Tidak sedikit para petani yang kalah dan mengalami puso. Padi IR 64 yang dulu terkenal kokoh menahan serangan wereng batang coklat ternyata sekarang tumbang juga oleh wereng  yang notabene telah memasuki biotip 3.

Oleh karena itu tak heran kalau sekarang ini para petani Indonesia sedang mencari pahlawan varietas padi yang bisa menanggulangi serangan wereng batang coklat. Sampai akhirnya terdengarlah suatu varietas padi yang konon katanya tahan terhadap hama wereng batang coklat (WBC). Tidak lain padi tersebut adalah varietas inpari 13.

Kebetulan kemarin ada rekan Gerbang Pertanian yang mau berbagi pengalaman tentang inpari 13 ini. Menurut informasi yang saya peroleh varietas inpari 13 memang tergolong genjah karena bisa panen pada usia sekitar 95 hari (dimusim kemarau kemari). Cuma sayang beliau belum sempat menguji ketahanan varietas inpari 13 terhadap serangan hama wereng batang coklat karena memang dimusim kemarau kemarin tidak ada serangan hama wereng. Tetapi inpari 13 didaerah kami belum mampu berproduksi melebihi IR 64.

Karena penasaran dengan inpari 13 maka maspary mencari informasi tentang deskripsi padi tersebut, dan kami menemukan beberapa informasi tentang inpari 13 di balai benih walaupun tidak lengkap betul:  

  • Inpari 13 nama varietas unggul terbaru BB Padi. Varietas ini belum banyak diketahui  oleh masyarakat luas karena baru dilepas pada akhir tahun 2009 lalu.
  • Dengan umur yang pendek (sangat genjah) sekitar 103 hari, tanaman Inpari 13 sudah  dapat dipanen. 
  • Varietas yang sangat genjah ini didukung juga dengan produktivitas tanaman padi  yang tinggi dengan rata-rata hasil panen sebesar 6,59 t/ha atau setara dengan potensi  hasil 8,0 t/ha.

 

Perbandingan deskripsi Inpari 13 dengan IR64 dan Ciherang

Deskripsi Varietas

Inpari 13

IR64

Ciherang

Bentuk beras

Panjang dan ramping

Panjang dan ramping Panjang dan ramping
Bentuk tanaman Tegak Tegak Tegak
Tektur nasi Pulen Pulen Pulen
Kadar amilosa 22,40% 23% 23%
Rata-rata hasil 6,59 t/ha 5,0 t/ha 6,0 t/ha
Potensi hasil 8,0 t/ha 6,0 t/ha 8,5 t/ha
Umur tanaman 103 hari 110-120 hari 116-125 hari
Tinggi tanaman 101 cm 115-126 cm 107-125 cm

Jumlah anakan
produktif

17 batang 20-35 batang 14-17 batang

Ketahanan terhadap
hama wereng

Tahan hama
wereng biotipe 1, 2, dan 3

Tahan hama wereng biotipe 1 dan 2

Tahan hama wereng biotipe 2

Tahun dilepas 2009 1986 2000

Sumber: Deskripsi varietas padi, 2010

 

Mutu beras Inpari 13
Inpari 13 memiliki tekstur nasi pulen sama seperti beras IR64 dan Ciherang. Kadar amilosa beras Inpari 13 (22,40%) lebih rendah sedikit bila dibandingkan dengan IR64  dan Ciherang yang memiliki kadar amilosa 24%. Bentuk beras yang panjang dan ramping  seperti beras IR64 dan Ciherang banyak disukai oleh masyarakat Indonesia.  Varietas ini juga memiliki bentuk beras yang panjang dan ramping. Warna gabah  kuning bersih dengan kerontokan yang sedang secara tidak langsung memudahkan  petani dalam proses perontokan padi saat panen

Ketahanan Inpari 13 Terhadap Hama Wereng Cokelat
Dari hasil pengujian ketahanan wereng cokelat, Inpari 13 memiliki ketahanan  wereng cokelat dengan biotipe yang lengkap bila dibandingkan dengan varietas IR64  dan Ciherang yang hanya memiliki ketahanan 1-2 biotipe saja. Ketahanan wereng
cokelat yang dimiliki Inpari 13 adalah ketahanan wereng cokelat biotipe 1, 2, dan 3.  Selain tahan terhadap wereng cokelat, Inpari 13 juga tahan terhadap penyakit blas.  Varietas Inpari 13 sangat cocok ditanam di lahan sawah irigasi sampai ketinggian 600  m dpl.

Demikian sekilas informasi tentang padi inpari 13, semoga bisa memberikan gambaran bagi rekan-rekan Gerbang Pertanian yang akan menanam padi tersebut. Tidak ada jeleknya kalau kita mencoba menanam padi inpari 13 tersebut siapa tahu bisa kita gunakan sebagai alternatif pengendalian  hama wereng batang coklat. Terutama di daerah-daerah yang sering terjadi serangan hama wereng coklat. Informasi tersebut bersumber dari Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Jalan Raya 9, Sukamandi, Subang (41256), Jawa Barat  Telp.: (0260) 520157; Faks.: (0260) 520157 Emai: bbpadi@litbang.deptan.go.ig, Website: bbpadi.litbang.deptan.go.id

Salam pertanian,

maspary


Terimakasih telah berkunjung ke Gerbangpertanian.com, jika ingin melengkapi artikel ini silahkan tulis di kolom komentar. Jika anda menyukai artikel ini bagikan ke rekan-rekan anda dengan mengklik tombol suka dibawah ini..

2 comments:

FarmBlog said...

Baru kali ini saya menanam padi dengan varitas Inpari-13, dan mendapat pengalaman yang unik dengan varitas yang satu ini.
Untuk selengkapnya monggo silahkan mampir di :
http://megantara55-farmblog.blogspot.com/2012/02/kecerdasan-burung-emprit-pipit-burung.html

Anonymous said...

aku yo ngandel mas ,saya sendiri juga nanem tapi di paidu wae rek mas padahal di ubin menangan lomas

Post a Comment