Wednesday, December 21, 2011

FUNGISIDA DAN BAKTERISIDA ALAMI

Salam Pertanian !! Tadi malam saya dapat SMS yang sudah lama saya tunggu-tunggu, yaitu SMS dari salah satu narasumber Gerbang Pertanian Panut Djojosumarto. Sejak artikel yang terakhir dari beliau tentang insektisida alami maspary dan tentunya semua rekan-rekan Gerbang Pertanian semua selalu menunggu artikel dari beliau. Alhamdulillah tadi pagi sudah bisa saya download dari email saya. Sudah tak sabar rasanya ingin menshare kepada rekan-rekan semua baik itu petani yang sedang menggeluti organik, pelajar yang sedang menyusun skripsi atau karya tulis ataupun dari kalangan yang lain.

Baiklah rekan-rekan semua nggak usah terlalu panjang prolognya, langsung aja kita menuju artikel dari beliau:

FUNGISIDA DAN BAKTERISIDA YANG BERASAL DARI ALAM

Panut Djojosumarto
djojosumarto.panut@gmail.com


A. PENGERTIAN


Yang dimaksud dengan fungisida dan bakterisida yang berasal dari alam (fungisida dan bakterisida alami) adalah bahan aktif fungisida dan bakterisida yang diambil atau dikembangkan dari alam, dan bukan merupakan hasil sintesa di laboratorium. Ketika fungisida alami diproduksi secara komersial, peranan industri terbatas pada riset dan pengembangan, pemurnian bahan aktif dan formulasi, sehingga senyawa tersebut dapat digunakan secara praktis di lapangan.
Dalam artikel ini kami membagi fungisida dan bakterisida alami kedalam beberapa kategori sebagai berikut:

  1. Fungisida dan bakterisida mikrobiologi (fungisida biologi), yakni fungisida yang dikembangkan dari mokroorganisme (terutama jamur dan bakteria)
  2. Fungisida dan bakterisida nabati (fungisida botani), yakni bahan aktif fungisida yang diekstrak dari tumbuhan.
  3. Fungisida dan bakterisida yang berasal dari fermentasi mikroorganisme. Disamping jamur dan bakteri yang secara langsung dimanfaatkan sebagai fungisida dan/atau bakterisida, fermentasi dari jamur dan/atau bakteri juga menghasilkan senyawa kimia yang mampu membunuh mikroorganisme lain. Senyawa ini disebut sebagai antibiotika (termasuk di dalamnya makrolida).

Demikian artikel pembuka dari Panut Djojosumarto. Seperti kita lihat diatas artikel tentang fungisida dan bakterisida alami terdiri dari 3 bab maka maspary juga akan memostingkannya tiga kali masing-masing per sub judul agar tidak membingungkan rekan-rekan semua. Karena waktu sudah siang dan maspary juga harus beraktivitas rutin (mencari sesuap nasi untuk menghidupi anak istri), maka mohon maaf kali ini tidak bisa memosting yang bab satu. Untuk memosting maspary perlu mengedit terlebih dahulu dan butuh waktu yang tidak sebentar. Oleh karena itu rekan-rekan Gerbang Pertanian harap bersabar untuk menunggu postingan berikutnya yaitu tentang Fungisida dan bakterisida mikrobiologi (fungisida biologi).

Maju Terus Petani Indonesia

Maspary


Terimakasih telah berkunjung ke Gerbangpertanian.com, jika ingin melengkapi artikel ini silahkan tulis di kolom komentar. Jika anda menyukai artikel ini bagikan ke rekan-rekan anda dengan mengklik tombol suka dibawah ini..

2 comments:

Badranaya said...

TERIMA KASIH ILMUNYA PAK, AKU BARU BELAJAR BERTANI, DAN AKAN SAYA COBA APLIKASIKAN DIDAERAH SAYA SEMOGA, LEBIH BANYAK ILMU YANG BISA SAYA TERAPKAN DARI ARTIKEL BAPAK.


AKHMAD

Anonymous said...

trima kasih bnyak bwt mas pary

Post a Comment