Wednesday, January 25, 2012

MEMBUAT MIKROORGANISME MULTI FUNGSI

 photo iklan posting BPBAG 517 x100_zpseeqcylwf.jpg

Salam Pertanian !! Kita sering sekali ditawari untuk membeli produk organik yang mempunyai berbagai macam fungsi . Dibrosurnya tertulis untuk menguraikan sampah, membuat bokhasi, menggemukkan ternak, menghilangkan bau kotoran ternak dll. Kali ini maspary di Gerbang Pertanian akan membagikan pengalaman pribadi tentang membuat mikroorganisme multi fungsi. Harapan maspary hanyalah agar para petani bisa benar-benar mandiri dan mampu memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia dilingkungan kita untuk kemajuan petani dan melestarikan bumi kita.

 

Gambar salah satu bahan pembuat mikroorganisme multi fungsi

 

salah-satu-bahan-mikroorganisme-multi-fungsi

 

 

Gambar cairan yang mengandung mikroorganisme multi fungsi yang maspary buat, warna dan aroma berbeda-beda sesuai dengan jenis buahnya (tapi baunya harum) :

 

mikroorganisme-multi-fungsi

 

Manfaat Mikroorganisme Multi Fungsi yang pernah maspary coba antara lain untuk :

  1. Pertama maspary mencobanya untuk membuat silase. Dengan mikroorganisme tersebut hanya butuh waktu satu minggu dalam pembuatan silase. Dalam satu minggu Silase sudah berbau harum dan siap digunakan.
  2. Bisa digunakan untuk menghilangkan bau kotoran ternak. Maspary mencoba memberikannya untuk kelinci. Dan hasilnya luar biasa, kelinci yang maspary pelihara dalam dapur sekarang sudah nggak bau lagi.
  3. Bisa juga untuk mennyehatkan ternak. Kelinci yang maspary pelihara nggak pernah terserang kembung dan mencret walaupun saya kasih makan kubis, caisin, kacang buncis dan kangkung.
  4. Selain itu juga bisa digunakan untuk menggemukkan ternak, Ini berdasarkan fakta yang maspary peroleh dari kelinci saya yang gendut dan sehat. Kenapa bisa gemuk ? karena nafsu makannya yang meningkat semenjak saya kasih mikroorganisme tersebut.
  5. Urine kelinci yang maspary tampung juga saya fermentasi dengan dengan mikroorganisme tersebut.
  6. Saya juga yakin kalau untuk pembuatan bokhasi/ kompos ataupun memfermentasi pupuk organik lain juga bagus hasilnya.
  7. Beberapa fungsi lain belum maspary coba : menyuburkan tanaman, menyuburkan tanah, merangsang pembuahan padi atau tanaman lain. (karena saya yakin dalam larutan tersebut juga mengandung unsur hara, mineral dan asam amino).

 

Gambar Kelinci percobaanku yang gemuk dan sehat berkat mikroorganisme multi fungsi

kelinci-yang-dikasih-mikroorganisme-multi-fungsi

Setelah rekan-rekan Gerbang Pertanian mengetahui manfaat dari mikroorganisme multi fungsi tersebut pasti sudah nggak sabar lagi ingin mengetahui cara membuatnya. Tapi janji ya ! setelah maspary kasih tahu langsung dipraktekkan, supaya kita bisa saling berbagi pengalaman.

 

Bahan mikroorganisme multi fungsi :

  1. Campuran berbagai macam buah-buahan yang telah masak exp: semangka, melon, nanas, mangga, jambu, belimbing dll 1 kg. (kebetulan maspary dirumah jualan soup buah jadi bisa memanfaatkan sisa buah-buahan yang tidak terpakai)
  2. Molase atau larutan gula jawa (untuk membuat larutan gula jawa: larutkan gula jawa dalam air panas dengan perbandingan 1 : 1) 0,5 liter. Penggunaan larutan gula jawa harus setelah benar-benar dingin.
  3. Koran bekas/ baru
  4. Karet gelang
  5. Kain penyaring (boleh kaos bekas atau baju bekas dll)

 

Cara membuat mikroorganisme multi fungsi :

  1. Potong kecil-kecil berbagai macam buah-buahan tersebut (kurang lebih 1 cm3)
  2. Masukkan buah-buahan tersebut  dalam stoples
  3. Siram dengan molase atau larutan gula jawa
  4. Tutup toples dengan kertas koran dan ikat dengan karet
  5. Setelah dua minggu saring dan peras dengan kain
  6. Larutan/ air perasan yang dihasilkan siap digunakan untuk berbagai keperluan diatas

Cara menggunakan mikroorganisme multi fungsi :

  1. Jika akan digunakan sebaikknya mikroorganisme multi fungsi tersebut kita encerkan terlabih dahulu. Buat larutan gula atau larutan molase dengan perbandingan gula/ molase : mikroorganisme multi fungsi : air = 5 : 1 : 100
  2. Diamkan dulu larutan tersebut hingga 24 jam.
  3. Baru larutan tersebut kita gunakan untuk pembuatan silase, campuran/ minuman ternak, pembuatan kompos, kita semprotkan ke tanah dan tanaman sebagai penyubur dll.

Cara membuat mikroorganisme multi fungsi tersebut memang mudah dilakukan, tapi maspary sendiri belum sempat mengecek kandungan didalamnya. Oleh karena itu jangan menanyakan mikroorganisme apa yang terkandung didalamnya atau bertanya kandungan unsur haranya.

Jika ada rekan-rekan Gerbang Pertanian dari kalangan peneliti atau dari akademisi yang mempunyai informasi, maspary minta bantuan supaya diberikan penjelasan kandungan mikroorganisme maupun kandungan unsur hara dalam larutan tersebut. Agar petani kita lebih mantab dalam membuat dan menggunakannya. Tentunya saya ucapkan trimakasih banyak sebelumnya.

Sekian dulu artikel yang simpel dan sederhana ini semoga bisa membantu para petani Indonesia dalam mewujudkan kemandiriannya. Sehingga bisa jadi benar-benar mandiri, bukan mandiri semu.

 

Maju Petani Indonesia

 

 

maspary


Terimakasih telah berkunjung ke Gerbangpertanian.com, jika ingin melengkapi artikel ini silahkan tulis di kolom komentar. Jika anda menyukai artikel ini bagikan ke rekan-rekan anda dengan mengklik tombol suka dibawah ini..

6 comments:

Anonymous said...

sy titip informasi jika ada yg berminat dengan produk snack khas magelang dan temanggung bisa hubungi saya di 085643656579...

noman said...

mantappp..sangat bermanfaat bagi petani miskin yg gak kuat beli pupuk organik kemasan

Nasrul Nastain, STP said...

Terima kasih atas ilmunya Mas Pary. Cara ini cukup sederhana dan setelah saya lacak, saya menemukan beberapa teori yang menguatkan tentang yang Mas Pary lakukan, berkaitan kandungan mikrooragisme.

prayogo said...

Salut tuk mas Pary. Atas ide pengalaman yang sederhana dan mudah dipraktekan oleh dan untuk petani, yang seperti ini yang ditunggu- tunggu ....

Muhammad Habibullah said...

Terima kasih atas ilmu-ilmu yang telah di bagi mas Pary, sangat bermanfaat. izin copy mas artikel-artikelny buat di praktekin nanti.
semoga pertanian indonesia semakin maju.
buat penulis semoga Ilmunya semakin bertambah. amin.

Pertanian said...

wah idenya bgus tp syng ya ms kita sush untuk mengetahui kandungn mikro yang ada di dalamnya.....mesty ke leb

Post a Comment