Sunday, December 23, 2012

MENGENDALIKAN HAMA KEPINDING TANAH/ KETUPLUK

 photo iklan posting BPBAG 517 x100_zpseeqcylwf.jpg


Salam Tani !! Di Gerbang Pertanian  ini maspary  masih membahas hama tanaman padi. Tidak asing lagi bagi petani padi di Indonesia dengan hama ketupluk atau kepinding tanah. Hama yang berwarna hitam kadang ada yang agak kecoklatan yang hidupnya dipangkal batang padi ini mempunyai nama latin Scotinophora coarctata. Serangga ini mudah dijumpai saat bulan purnama dimana cahaya sangat terang dimalam hari dengan bau yang sangat busuk/ langu. Biasanya juga bisa dijumpai saat beterbangan disekitar sorot/ cahaya  lampu jalan yang terang.

Dari pengamatan maspary serangan hama kepinding tanah Scotinophora coarctata bisa terjadi pada fase vegetatif maupun generatif. Jika terjadi pada fase vegetatif akan berakibat berkurangnya jumlah anakan. Jika menyerang pada saat generatif atau pada saat bunting maka akan mengakibatkan malai padi pendek dan gabah menjadi hampa. Kepinding tanah / ketupluk menyerang dengan cara menghisap cairan pangkal batang tanaman padi pada .

 

kepinding-tanah-ketuplik

Biologi dan Morfalogi hama kepinding tanah/ ketupluk  Scotinophora coarctata :

Imago/Serangga Dewasa

  • Warna coklat kehitaman dan bila terganggu berbau khas menyengat
  • Lama bertelur 12-17 hari setelah kawin.
  • Umur imago 4-7 bulan hal ini disebabkan oleh umur inang, makin tua tanaman serangga makin berkembang dengan baik

Telur

  • Bentuk telur lonjong, berwarna merah jambu kehijau-hijauan
  • Letak telur berkelompok pada pangkat rumpun padi
  • Stadium telur 4-7 hari.

Nimfa

  • Warna nimfa coklat kekuningan.
  • Tidak bersayap.
  • Stadium nimfa 20-30 hari.

Dinamika populasi

  • Serangga dewasa mampu hidup dan berkembangbiak selama 2 musim.
  • Waktu musim kemarau serangga dewasa dapat bertahan pada bongkahan tanah yang berumput.
  • Pada saat cuaca baik dewasa terbang ke pertanaman dalam jumlah besar (lebih menyukai keadaan basah dan lembab)
  • Serangga dewasa menyukai intensitas cahaya yang tinggi dan mudah ditangkap pada saat bulan purnama.
  • Tanaman inang : Panicum, jagung Sceleria, Scirphus dan padi liar.
  • Kepinding tanah menyerang pada bagian batang padi.

Pengelolaan

  • Menurut maspary pembajakan tanah secara sempurna perlu segera  dilakukan setelah panen untuk mematikan telur, nimfa dan dewasa yang tinggal pada pangkal padi.
  • Selain itu pengeringan lahan sawah untuk menghambat perkembangan.
  • Sanitasi/ kebersihan lahan dan lingkungan dari tumbuhan inang rerumputan menurut maspary juga perlu dilakukan 
  • Pengalaman maspary penggunaan insektisida untuk mengendalikan hama ketupluk/ kepinding tanah ini perlu selektif karena tidak semua insektisida mampu mengendalikannya. Jika memang terpaksa harus menggunakan insektisida maspary menyarankan gunakan insektisida daya racun pernafasan yang kuat seperti bahan aktif dari golongan piretroid sintetik. Contoh : bahan aktif alfa sipermetrin, delta metrin, sipermetrin dll

Musuh alami

  • Parasitoid telur : Scelionid
  • Predator telur ; Katak dan kadal
  • Predator telur,nimfa dan dewasa adalah kumbang Carabidae

 

             Salam tani !!

 

               Maspary


Terimakasih telah berkunjung ke Gerbangpertanian.com, jika ingin melengkapi artikel ini silahkan tulis di kolom komentar. Jika anda menyukai artikel ini bagikan ke rekan-rekan anda dengan mengklik tombol suka dibawah ini..

0 comments:

Post a Comment