Wednesday, November 27, 2013

MENINGKATKAN HASIL PANEN DENGAN JARAK TANAM

 photo iklan posting BPBAG 517 x100_zpseeqcylwf.jpg

Salam Pertanian !!!  Kadang kita sering bertanya dalam hati, berapakah sebenarnya jaram tanam yang tepat untuk padi kita ? Berapakah jarak tanam yang tepat untuk IR64 ? Berapa jarak tanam yang tepat untuk cabe Lado ? Berapakah jarak tanam yang tepat untuk kacang panjang parade ? Untuk itu maspary di Gerbang Pertanian ini akan mengulas sedikit tentang pengaruh jarak tanam terhadap peningkatan panen/ produksi tanaman kita.

Menurut maspary populasi atau jumlah tanaman sangat erat kaitanya dengan produksi yang dihasilkan tanaman tersebut. Semakin tinggi populasi tanaman sampai titik optimal produksi yang dihasilkan akan semakin tinggi. Setelah itu jika popolasi tanaman ditambah akan menurunkan hasilnya.

Kenapa ya ? ikuti terus ulasan maspary

Untuk menentukan populasi atau jumlah tanaman kita harus mengetahui jarak tanam yang akan digunakan. Setiap jenis tanaman mempunyai jarak tanam ideal yang berbeda, bahkan antar variatas tanaman juga mempunyai keinginan jarak tanam yang berbeda pula. Semakin lebar jarak tanam populasi tanaman akan semakin kecil. Semakin pendek jarak tanam populasi tanaman semakin banyak. Untuk menentukan jarak tanam yang ideal menurut maspary ada beberap hal yang perlu kita perhatikan diantaranya :

  1. Morfologi tanaman (lebar tajuk dan penyebaran akar)
  2. Kebutuhan sinar matahari
  3. Kondisi iklim/ cuaca
  4. Hama penyakit tanaman
  5. Kesuburan tanah
  6. Metode penanaman

Semakin lebar tajuk suatu tanaman dan penyebaran akar diperlukan jarak tanam yang semakin lebar pula. Jika kebutuhan tanaman akan sinar matahari semakin banyak maka dibutuhkan jarak tanam yang semakin lebar. Jarak tanam semakin rapat biasanya akan menyebabkan tingkat serangan hama dan penyakit semakin tinggi karena disebabkan oleh kelembaban mikro disekitar tanaman meningkat. Kondisi tanah yang subur bisa digunakan untuk tanaman dengan jarak tanam yang lebih lebar karena kandungan unsur hara lebih tinggi dan penyerapan penyerapan yang lebih mudah sehingga akan menyebabakan pertumbuhan tanaman lebih subur. Sedangkan kondisi tanah yang kurang subur akan menyebebkan pertumbuhan tanaman terhambat sehingga bisa ditanam lebih rapat.

 

jarak-tanam-padi-yang -tepat

Gambar: Padi SRI milik sahabat maspary (Pak Kasirun) dengan jarak tanam 35 cm. 

 

Oleh karena itu menurut maspary  tidak benar kalau ada anggapan bahwa dengan populasi tanaman semakin tinggi akan selalu meningkatkan produksi. Tidak selamanya peningkatan populasi (merapatkan jarak tanam) akan selalu meningkatkan produksi. Hal itu disebabkan oleh karena adanya batasan-batasan factor pertumbuhan seperti persaingan mendapatkan sinar matahari, persaingan kebutuhan CO2, persaingan kebutuhan unsure hara di tanah, tingkat serangan hama penyakit dan lain-lain.

Dalam budidaya semua tanaman harus diperhatikan morfologi tanaman dan kesuburan tanah untuk menentukan jarak tanam yang tepat. Kondisi iklim juga harus diperhatikan, pada budidaya tanaman semusim jika musim hujan sebaiknya jarak tanam di buat lebih lebar sebaliknya  saat musim kemarau bisa ditanam dengan lebih rapat.  Kenapa ya ? coba di analisa sendiri

Untuk mengetahui berapa jarak tanam yang paling ideal pada tanaman kita sebenarnya anda sendiri yang harus tahu dan harus memutuskan. Mengapa ? Karena anda sendiri yang paling tahu dengan kondisi lingkungan dan tingkat kesuburan  tanah anda.  Pertumbuhan tanaman pada tiap lokasi pasti berbeda. Jangankan beda Kabupaten/ propinsi, terkadang perbedaan blok areal saja juga mempengaruhi tingkat pertumbuhan. Walaupun pada label benih terkadang ditulis tentang tatacara budidaya dan jarak tanam, tapi itu hanya sebagai patokan saja.

Maspary hanya menyarankan sebaiknya jarak tanam dibuat jangan terlalu rapat karena resiko kehilangan hasil akan lebih tinggi daripada dengan jarak tanam yang terlalau renggang. Kalau terlalu rapat akan meningkatan tingkat serangan hama dan penyakit, ini yang menurut maspary akan merepotkan nantinya. Kita akan banyak kehilangan waktu, biaya, fikiran dan tenaga untuk mengatasi hama penyakit tersebut hanya gara-gara jarak tanam terlalu rapat.

Trimaksih telah menyimak artikel tentang cara meningkatkan panen/ produksi tanaman dengan jarak tanam yang tepat, harapan maspary semoga bisa bermanfaat untuk para petani Indonesia.

 

Sukses Petani Indonesia

         Maspary


Terimakasih telah berkunjung ke Gerbangpertanian.com, jika ingin melengkapi artikel ini silahkan tulis di kolom komentar. Jika anda menyukai artikel ini bagikan ke rekan-rekan anda dengan mengklik tombol suka dibawah ini..

0 comments:

Post a Comment