Wednesday, April 16, 2014

PILIH VIRTAKO APA PREVATHON ?

 photo iklan posting BPBAG 517 x100_zpseeqcylwf.jpg

Salam tani !! Sebagai petani penggunaan pestisida yang tepat sasaran dan tepat ekonomi tentun menjadi syarat mutlak supaya mendapatkan hasil yang maksimal. Untuk bisa menentukan ketepatan pemakaian pestisida kita harus memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam bidang pestisida tersebut. Bukan hanya sekedar baca brosur di kemasan atau membaca iklan di majalah atau koran. karena kita tahu bahwa yang namanya iklan dan kemasan kadang bisa membohongi kita. Baca tulisan maspary di Gerbang Pertanian pada artikel sebelumnya yang berjudul

Kita mengetahui kalau virtako (insektisida superior produk dari PT Syngenta) ini sangat ampuh mengendalikan beberapa hama pada beberapa komoditas. Menurut Marsudi, Product Manager Insektisida, virtako produk terbaru yang baru saja diluncurkan ini sangat superior dibandingkan insektisida yang telah beredar di pasaran. Misalnya, terbukti sangat efektif mengendalikan hama-hama utama pada tanaman padi, yaitu: sundep, beluk, wereng, hama putih palsu dan ulat penggulung daun. sehingga pasti lebih efisien dari segi biaya, waktu dan praktis dalam aplikasinya karena satu kali semprot mampu mengendalikan berbagai hama utama pada tanaman padi” katanya menambahkan.

insektisida-superior-produk-syngenta-virtako-300sc

Gambar : Insektisida superior virtako 300 sc  produk dari PT syngenta

 

Bukan hanya itu saja, ketika para petani Kawarang, Jawa Barat mencoba memakai virtako, mereka menemukan bahwa tanaman padinya tumbuh lebih subur menghijau. Hal itu disebabkan karena tanaman padi terbebas dari serangan hama setelah menggunakan virtako, maka tanaman padi akan tumbuh lebih sehat sehingga produksi akan lebih meningkat, lanjut Marsudi.

Insektisida dengan bahan aktif KLORANTRANILIPROL  100 gr/L + THIAMETHOKSAM 200 gr/L ini mempunyai cara kerja sistemik dan kontak.

Tetapi keampuhannya ini juga harus diimbangi dengan harga yang tidakl murah, harga virtako yang 100 ml sudah sekitar Rp. 200.000 sedangkan yang 50 ml sekitar Rp.100.000.

 

Kalau Prevathon gimana ?

insektisida-produk-dupont-prevathon-50-sc

Gambar : Insektisida prevathon 50 sc produk dari PT Dupont

 

Prevaton sebuah insektisida keluaran dari PT Dupont  ini memiliki bahan aktif yang hampir sama dengan virtako yaitu KLORANTRANILIPROL  50 gr/L. Coba anda cermati berapa % kah kandungan bahan aktifnya ? hanya setengah dari virtako yaitu hanya 50 gr/ l. Selain itu pada prevathon juga tidak mengandung THIAMETHOKSAM 200 gr/L ini berarti kalau prevathon tidak bisa untuk mengendalikan hama jenis kutu-kutuan seperti wereng. Tetapi prevathon memiliki kelebihan disisi harga yaitu hanya sekitar Rp.100.000 yang kemasan 250 ml. Cara kerja juga sama sistemik dan kontak.

 

Lalu pilih mana antara virtako 300 sc dan prevathon 50 sc ?

Dalam mengendalikan hama pada tanaman tentu kita harus mengenal hama apa yang akan kita kendalikan. Jika yang menyerang hanya sundep/ beluk atau ulat putih palsu atau ulat grayak  kita bisa menggunakan prevathon. Tetapi jika pada tanaman kita diserang banyak jenis hama, kita sebaiknya menggunakan virtako sekalian agar hemat di ongkos dan tenaga.

Demikian sedikit ulasan dari maspary di Gerbang Pertanian tentang virtako 300 sc dan prevathon 50 sc, semoga anda semakin bijaksana dalam memilih pestisida. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kita semua.

 

Sukses Petani Indonesia !!

        Maspary


Terimakasih telah berkunjung ke Gerbangpertanian.com, jika ingin melengkapi artikel ini silahkan tulis di kolom komentar. Jika anda menyukai artikel ini bagikan ke rekan-rekan anda dengan mengklik tombol suka dibawah ini..

1 comments:

Anonymous said...

mantab kang...

Post a Comment