Saturday, December 23, 2017

RAHASIA GABAH BERNAS SAMPAI PANGKAL MALAI

 photo iklan posting BPBAG 517 x100_zpseeqcylwf.jpg
Salam Tani !!  Memiliki tanaman padi yang beranak banyak, berbulir banyak dan terisi sempurna sampai pangkal adalah dambaan setiap petani padi. Para petani sering berlomba dan mencari tanaman padi yang berbulir banyak harapanya adalah bisa melipatgandakan produksinya. Padi-padi konvensional seperti IR 64, ciherang, situbagendit, logawa, mekongga dll biasanya berbulir antara 130 - 200 bulir per malai. Jika kita menanam padi dengan bulir 420 permalai seharusnya kita bisa menghasilkan gabah dua kali lipat dari kebiasaan panen kita. Atau paling tidak kita bisa panen satu setengah kalinya. Namun kenyataan terkadang tidak sesuai dengan ekspektasi (angan-angan), kita tanam padi bermalai panjang alih-alih mendapatkan hasil berlipat tapi justru penurunan produksi yang kita dapat. Apa sebabnya ??? 


cara membuat gabah besar padat dan terisi penuh sampai pangkal malai


Sebenarnya rahasia untuk mendapatkan gabah bernas sampai pangkal intinya adalah dua hal yaitu :  
  1. Tanaman tumbuh subur
  2. Tanaman harus sehat
Untuk mendapatkan dua hal tersebut maka diperlukan pemupukan dan pengendalian hama penyakit padi secara tepat. Pemupukan difokuskan untuk meningkatkan hasil, sementara pestisida untuk mengatasi serangan OPT yang secara tidak langsung akan mempengaruhi peningkatan hasil. 

 
“Pemupukan itu meningkatkan hasil,  sedangkan pestisida untuk perlindungan tanaman agar tidak terjadi penurunan hasil. Misalnya tanaman yang seharusnya panen 6 ton/ha, tetapi karena kena OPT bisa tinggal 5 ton/ha. Makanya perlu aplikasi pestisida agar hasilnya tidak turun”


Kebutuhan unsur hara pada padi bisa dianalogikan dengan kebutuhan nutrisi lengkap pada manusia. Jika manusia membutuhkan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral untuk menjaga kebugaran, padi pun demikian. Selama masa pertumbuhannya, padi membutuhkan setidaknya 13 unsur hara esensial. Selain unsur hara makro primer berupa N, P, dan K, masih ada hara makro sekunder berupa Ca, Mg, dan S, serta hara makro berupa Fe, Mn, Mo, B, Cu, Zn, dan Cl. 

Sehari-hari saja, manusia membutuhkan nutrisi lengkap agar dapat beraktivitas dengan baik, apalagi saat hamil. Tubuh tentunya membutuhkan nutrisi lebih untuk menjaga kesehatan ibu dan mengoptimalkan pertumbuhan janin yang dikandungnya. Pun yang terjadi pada padi.
 
Masa generatif padi itu seperti halnya ibu hamil. Tentunya dibutuhkan asupan gizi maksimal seperti mulitivitamin, konsumsi buah dan sayuran, juga susu untuk menjaga kesehatan selama hamil sampai melahirkan anak yang sehat dan montok. Begitu juga dengan padi. Hasil akhir yang diharapkan adalah malai yang panjang dan terisi penuh, montok sehingga kualitas dan kuantitas panen meningkat.
 
Pupuk harus diberikan tepat waktu karena kalau salah waktunya, pupuk tidak akan ada gunanya. Nah, saat yang tepat itu adalah PI, panicle initiation atau sebelum tanaman bunting. Biasanya pada umur 42-43 hari setelah tanam (HST). 

Kebutuhan NPK utk padi sebesar 135 kg pupuk Nitrogen/ha, 36 kg P2O5 dan 30 Kg K2O  harus dipenuhi. Dan terpenting hindari padi berbunga 60 hst ketika bulan purnama krn gravitasi bulan bisa menarik putik dan benang sari dari malai shg tdk terjadi pembuahan.

Unsur yang paling berperan untuk membuat bulir padi bernas sampai pangkal adalah kalium dan kalsium. Dalam pemupukan, kalium berperan dalam menjamin ketahanan dan kekuatan tanaman, merangsang pertumbuhan akar, dan memperbaiki kualitas bulir padi. Sementara kalsium memang bagus untuk tanaman serealia karena ada bulirnya. Kalsium ini bagus untuk mempertebal dinding sel, nantinya akan tahan rebah, terus daya simpannya nanti juga akan bagus. Kalsium juga mengatur metabolisme ketersediaan hara dalam tanaman. Namanya metabolisme itu intinya memasak. Nah, kalsium mempercepat pemasakan supaya cepat tersedia bagi tanaman dengan mengatur pH tanah. Kebutuhan kalsium dan kalium inilah yang harus dipenuhi saat tanaman memasuki masa generatif. 

Untuk cara pemberian atau waktu aplikasi pupuk pada tanaman padi silahkan baca artikel maspary yang terdahulu tentang dosis dan cara pemupukan padi. Tetapi pada intinya karena pupuk memiliki sifat slowrilis maka pemupukan sebaiknya diberikan 3-4 kali. Jangan hanya sekali karena pupuk akan banyak yang terbuang karena hanyut dan menguap.

Tidak hanya nutrisi, berbagai serangan OPT juga mempengaruhi pengisian bulir. Pada masa generatif beberapa OPT seperti tikus, penggerek batang, hama putih palsu, wereng cokelat, kresek, hingga neck blast atau patah leher menjadi hama dan penyakit penting yang mempengaruhi pengisian bulir padi. 

Penggerek batang dan hama putih palsu sering menyerang saat awal masa generatif sampai saat keluar malai pada 45-55 HST. Sedangkan serangan wereng cokelat paling mengkhawatirkan pada saat pengisian bulir sampai menjelang usia panen. Namun yang saat ini paling fatal adalah serangan patah leher karena tanaman terlihat sehat saat keluar malai, namun mulai terlihat saat pengisian bulir tidak sempurna. Malai pun hampa dan patah. 

Penggerek batang akan menyerang pada saat keluar malai sehingga tangkai malai terputus di dalam pangkal batang. Akibatnya, malai akan mengering dan hampa karena aliran nutrisi dari akar untuk pengisian bulir terputus. “Ada juga walang sangit yang mengisap bulir padi pada fase masak susu sehingga bulir menjadi hampa atau mutu beras menjadi mudah patah dan hancur. Hal tersebut berdampak terganggunya pengisian bulir dapat mempengaruhi turunnya produksi lebih dari 40% bahkan sampai puso jika tidak dikendalikan dengan tepat.

Beberapa jenis OPT dapat dikendalikan dengan menyiasati budidaya. Agus mencontohkan, untuk pengendalian tikus yang terbilang sulit, sanitasi daerah pematang atau jalur irigasi berpengaruh besar terhadap intensitas serangan. Sementara untuk penggerek batang dan wereng, selain pemilihan varietas tahan, mengenali siklus hama dan pengamatan di lapangan menjadi kunci pengendaliannya. 

Baca juga tentang :
  1. Pengendalian Hama wereng secara terpadu
  2. Mengendalikan hama penggerek batang padi
  3. Cara mengendalikan hama walang sangit
  4. Tips Mengendalikan hama keong mas

Kenali siklus hama tersebut sehingga kita bisa menghindari terjadinya outbreak. Kemudian sejak awal kendalikan telur penggerek batang dan wereng sebelum berkembang dengan insektisida yang mempunyai cara kerja sebagai ovisidal atau pembunuh dan pengendali telur. Sementara untuk penyakit, kondisikan tanaman lebih sehat sehingga lebih tahan serangan penyakit. Contohnya untuk kresek dan blas, kurangi penggunaan pupuk dengan kandungan unsur nitrogen.

Nutrisi lengkap sudah diberikan, pengelolaan budidaya sudah dilakukan, tapi pengisian bulir tetap belum optimal karena serangan OPT. Jadi, saatnya pengendalian menggunakan pestisida yang sesuai dengan intensitas serangan. Hasil maksimal akan kita dapatkan bila bisa terhindar dari serangan OPT, dan itu sulit sekali. Apabila sudah telanjur terserang. Kita masih bisa berusaha menanggulanginya selama belum terlambat atau terlalu parah. Tapi, hanya tanaman yang belum terserang yang dapat kita selamatkan. Sementara tanaman yang sudah terserang tidak akan bisa pulih kembali normal. Pepatah mengatakan sedia payung sebelum hujan. Oleh karena itu untuk mencegah serangan hama penyakit dan untuk melindungi tanaman padi agar selalu sehat maspary sarankan semprot pakai FAXIN PADI sejak padi dipesemaian  lalu diulang saat padi berumur 15, 30, 45, 60 dan 75 hst. 

Semoga artikel tentang rahasia gabah bernas sampai pangkal malai ini bisa bermanfaat bagi para pembaca gerbang pertanian dan tentunya juga bagi penulis.

Sukses Petani Indonesia !!

       Maspary


Terimakasih telah berkunjung ke Gerbangpertanian.com, jika ingin melengkapi artikel ini silahkan tulis di kolom komentar. Jika anda menyukai artikel ini bagikan ke rekan-rekan anda dengan mengklik tombol suka dibawah ini..

1 comments:

Feri Alfian said...

Kebutuhan NPK utk padi sebesar 135 kg pupuk Nitrogen/ha, 36 kg P2O5 dan 30 Kg K2O harus dipenuhi. Dan terpenting hindari padi berbunga 60 hst ketika bulan purnama krn gravitasi bulan bisa menarik putik dan benang sari dari malai shg tdk terjadi pembuahan.

itu kebutuhan pupuk masa PI atau jumlah pemupukan keselurahan mas..

Post a Comment